sunnahrasul.com merupakan situs yang berisi artikel-artikel Islami yang insya Allah bermanfaat bagi para pengunjungnya. Artikel-artikel sebelum bulan Desember 2011 merupakan artikel-artikel yang kami upload dari backup file dari blog artikelislami.wordpress.com yang sudah berhasil dishutdown oleh pihak-pihak yang tidak senang dengan da’wah Ahlus Sunnah wal Jama’ah. artikelislami.wordpress.com sendiri merupakan blog pindahan dari hotarticle.org. Kami mendapatkan file backup blog artikelislami.wordpress.com dari pengelola artikelislami.wordpress.com sendiri dengan izin dari beliau untuk mengupload seluruh artikel dari file backup tersebut.
Semoga blog ini dapat menjadi salah satu benteng da’wah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, penjaga sunnah Rasul dan sunnah hasanah yang saat ini mulai dianggap sebagai bid’ah dholalah oleh sebagian kaum muda yang lemah aqal. Aamiin
blogger SESAT!!!!
anda sendiri admin dongo..
Jantan apa bencong…?
Kalau nulis hati2 yang sesat siapa..? sebelum terlambat bertaubatlah…?
ya nulis hati2 lah.. masa gak hati-hati… memang saya harus bertaubat.. tp anda pun harus bertaubat,kalau ada dosa.. apalgi adminnya (muntah).. OKE?!!!
Saudaraku, setelah membaca pada ‘tentang kami’ di blog ini, sy ingin bertabayyun atas apa yg anda tuliskan berikut ini:
“….Kami memang bukan orang suci. Kami adalah orang yang banyak berdosa. Oleh sebab itu, kami merasa sangat perlu untuk melayani Tuhan, agar Tuhan menjadi ridho kepada kami…..”
Setahu saya dalam islam, tidak pernah ada kalimat ‘karena banyak dosa maka sangat perlu melayani Tuhan’(?). Yang benar adalah jika banyak dosa maka kita diharuskan banyak bertaubat, dan bertaubat hanya kepada Allah. Allah tidak perlu dilayani karena Dia-lah yang menciptakan dan mengatur seluruh alam semesta ini. Ridho Allah atas hambanya karena hamba melaksanakan apa yang diperintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dalam konteks manusia, memang seorang budak akan melayani majikan, tetapi hamba terhadap Penciptanya adalah penghambaan dan penyembahan yg tulus.
Ungkapan ‘melayani Tuhan dan menyenangkan Tuhan’ pernah sy dengar pada khotbah pendeta2 di tv2. Dan dulu saya jg belajar sedikit ttg bible. Jadi saya agak suudzon, makanya sy tabayyun.
Tolong tunjukkanlah hujjah2 anda jika anda termasuk orang-orang yang benar.
Semua ini saya lakukan untuk mengetahui kebenaran. Karena kebenaran itulah saya memilih islam.
akh……………
lebih pantasnya blog antum di kita cap dengan blognya orang-orang zindik munafiq.
memampilkan gambar bernyawa telah di larang dalam syari’at yg suci. apalagi menampilkan orang kafir. padahal kita selalu membaca ayat dalam alquran yang artinya ” dan orang-orang yahudi dan nashoro itu sekali-kali tidak senang agar kamu kembali mengikuti agama mereka. masa antum ini mengaku ahlu sunnah kok memampilkan gambar orang yg bukan ahlu sunnah apalagi orang kafir. di mana letak keilmuan anda. berarti ilmu anda dengan ilmunya orang kafir sama.
mohon di klarifikasikan.
akh………….
bukankah dalam syariat telah tegas dari nabi bahwa nabi melarang gambar bernyawa.
kenapa dakwa antum ini kok menentang ucapan nabi.
ana mau bertabayyun dahulu sebelum ana menuduh antum macem-macem. atas dasar apa antum lancang memajang foto orang kafir di blog dakwa antum?
apakah para salaf sholeh pernah melakukan dengan demikian.?
“man salafikum fii hadza?
katakan kepada saya siapa dalam hal ini yang menjadi panutan antum.
Bukankah rasulullah adalah surih tauladan kita?
kalau memang iya? apakah rasulullah pernah berdakwa dengan cara antum itu?
(menampilkan orang kafir) rasulullah sangat membenci orang kafir.
Saudara Mukhtar Hasan belum ngerti artinya klik kali…., perlu les komputer mas…, kok ga’ bisa bedain mana lukisan mana foto, klo foto jg ga’ boleh, Ane yakin deh di rumahnya saudara hasan ini, pasti ada foto Ustadznya, wah klo gitu Ustadznya berarti bukan orang salaf soalnya mau aja di foto, padahal mungkin dia tahu foto itu ga’ boleh (katanya mereka). klo gitu jangan-jangan ga’ ngerti juga foto itu apaan…?
Cobalah antum simak ucapan rasul di bawah ini :
Dari ‘A’isyah bahwasannya ia membeli bantal kecil yang ada gambar-gambarnya. Ketika Rasulullah melihatnya beliau berdiri di pintu tidak mau masuk. Maka ‘A’isyah mengetahui ada tanda kebencian di muka Rasulullah. Lalu ia pun berkata: “Ya Rasulullah, aku bertaubat kepada Allah dan Rasul-Nya, dosa apakah yang telah kuperbuat?” Rasulullah menjawab: “Bagaimana halnya bantal itu?” ‘A’isyah menjawab: “Saya membelinya agar engkau duduk dan bersandar di atasnya.” Kata Rasulullah (artinya): “Sesungguhnya orang-orang yang membuat gambar-gambar ini akan disiksa pada hari kiamat dan akan dikatakan kepada mereka: “Hidupkanlah gambar-gambar yang kalian buat itu!” Kemudian beliau bersabda (artinya): “Sesungguhnya rumah yang ada gambar-gambar (yang bernyawa -pent) di dalamnya tidak akan dimasuki malaikat.” (Muttafaqun ‘alaih)
Sabda Rasulullah pula (yang artinya): “Manusia yang paling pedih siksanya di hari kiamat ialah yang meniru ciptaan Allah. Sedangkan para pelukis dan penggambar adalah orang-orang yang meniru ciptaan Allah.” (Muttafaqun ‘alaih)
“Bahwasannya Nabi ketika melihat gambar-gambar di rumah, beliau tidak mau masuk sebelum gambar itu dihapus.” (HR. Al-Bukhariy)
atau antum bisa membaca langsung ulasannya di :
http://akhmukhtar.blogspot.com/2008/01/hukum-gambar-dan-patung-serta-foto.html
Hasil foto kan jadi gambar juga… dijepret oleh tangan bro..
Ustad yang di maksud salah tafsir itu siapa
datangkan buktinya biar jelas
antum paham kata2 yang terdapat dalam hadist itu gak
“Dari ‘A’isyah bahwasannya ia membeli bantal kecil yang ada gambar-gambarnya”
akh…………………..
tidak ada yang di muat di blog ini
(http://abdurrahman.wordpress.com/2007/03/15/benarkah-bumi-mengelilingi-matahari/)
melainkan kebenaran. disitu di kemukakan dalil2 yang jelas dan argumentasi yang jelas.
antum banyak menukil pendapatnya ahlu bidah dari pada pendapatnya para ahlu sunnah.
tidak ada sama sekali pendapatnya Ibnu Taimiyah, dan murid2 dan ulama setelah mereka dari ulama salaf yang antum jadi kan panutan.
Berarti mengkafiri orang juga nih…ente.
antum ini bukan ahlu sunnah wal jama’ah tidak sesuai
lantas apa yang menjadi dasar dari pada argumentasi anda yang menyatakan bahwa bumi yang mengelilingi matahari?
apa sih arti dari pada al jama’ah itu?
apa yang antum katakan itu benar adanya. namun sayangnya artikel yang antum muat itu banyak yang menyelisihi sunnah nabi
antum mengatakan “Tetapi ada penelitian ilmiah yg menyatakan bahwa bumi mengelilingi matahari.”
paling2 antum taqlid kepada orang2 kafir.
apakah ini akhlaknya orang muslim?
ini adalh coment ana yg terakhir. kalau antum tetap bersikuku ana yakin antum akan tersesat…………..
Yaa akhi………… ucapapan orang kafir kok antum jadikan sandaran. padahal itu adalah musuh allah dan musuh orang yang beriman.
apakah antum mau membanta allah?
Realita tidak akan bertentangan dengan nash yang shorih dan shohih. maka sebagaimana akal yang sehat tidak akan bertentangan dengan nash al-qur’an dan as-sunnah yang shohih dan shorih, maka demikian juga dengan sebuah realita atau waqi’. tidak mungkin sebuah realita bertentangan dengan nash. karena sebuah relalita adalah sebuah kebenaran yang pasti, dan tidak akan pernah bertentangan antara dua kebenaran.
Aduh..aduh..ko’ jadi pada ribut sih….Wahai Saudara2ku…Ingat Aqidah kita lagi di acak-acak olek kaum Kuffar dan munafiqin..dah donk…,Akhi Mukhtar Hasan…udah lah..ila yaumil qiyamah pun ente kaga bakalan sependapat dengan kami,memang setelah ana kaji-kaji lagi..dan ana pun sudah sering kali mengikuti kajian-kajian dari Ustadz2 antum..Tapi apa yang ana dapatkan..???Luar biasa…banyak yang salah tafsir..apalagi mengenai BID’AH…dan yang lebih parah lagi..banyak dari mereka mencaci maki salaf-salaf kami,ulama-ulama kami…Ada apa ini…???
Buat Saudara-Saudara ku yang ada di Blog ini…teruslah berjuang ana dukung antum..kita berada di thoriqoh yang sama…Maju terus…
Dan ana kasih saran.sudahilah perdebatan-perdebatan dengan mereka…ini hanya akan membuang energi kita yang seharusnya kita curahkan buat saudara-saudara kita yang haus akan kebenaran…Karena..seperti yang pernah ana bilang..hatta yaumal qiyamah..mereka akan terus seperti itu..kecuali kalo mereka mau membuka..sedikit saja hati bersih dan mau mnerima kebenaran,yang jauh dari sifat takabbur,ghuluw..dan tab’an lil Hawa wan nafs…
Imam Abdullah ibn ‘Alwi al-Haddad berucap dalam sya’irnya :
AHLU BAITIL MUSTHOFA THUHURI # HUM AMAANUL ARDHI FADDAKIRI
ROBBI FANFA’NAA BIBARKATIHIM # WAHDINAL HUSNA BIHURMATIHIM
WA AMITNAA FII THORIQOTIHIM # WA MU’AFATIN MINAL FITANI
Salaf kami adalah para sahabar rasulullah dan para ulama yang mengikuti mereka, dan itulah salaf kita.
lantas sekarang amalan kita ini apakah pernah di amalkan oleh para sahabat.?
ana nggak mau berbasa basih dengan antum. datangkan kepada saya buktinya ulama yang enjadi rujukan ana yang salah tafsir menurut ana itu. maksud ana siapa sih namanya ulama yang salah tafsir yang menjadi ulama rujukan ana itu.
jangan2 antum taqlid kepada pembenci untuk membantah al haq.
Subhanallah…..!
ana tanyakan kepada antum, apakah antum kenal siapa itu Syaikh Al Albani, siapakah Syaikh Bin Baz, dan Siapakh Syaikh Ibnu Utsaimin.
kalau gak tau siapa mereka ana sarankan agar antum baca dulu biografinya dulu.
kalau gak tau jangan berbicara sesuatu yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya. karena pengelihatan, pendengaran dan hati akan di minta pertanggung jawabkan oleh allah terhadap apa yang kamu tuduhkan. sebagaimana yang termaktub dalam al qur’an (Al Isro 36)
ketiga ulama di atas telah di akui oleh dunia merekalah Ulama Mujtahid Abad ini. dan merekalah ahlul ijtihad. apabila mereka salah maka mereka akan mendapatkan 1 pahala kalau benar maka 2 jadi jaminannya.
lantas ulama yang jadi rujukan antum yang antum taqlid buta kepadanya tidak mu’tabar dalam dunia islam. namun mu’tabar dalam dunia kebid’ahan. sebagaimana yang antum muat di dalam blog antum ini.
berbagai macam bid’a antum tebarkan, seolah-olah antum dan guruh antum itu mujtahid.
saran ana baca dan kenali dulu ketiga ulama itu baru ngomong. karena kata ibnu hajar. apabila orang itu tidak mengetahui sestau terus berbicara maka ia akan merusak lebih banyak dari pada memperbaiki.
walaupun demikian ana insya allah tidak taqlid membabi b uta kepada ke3 ulama di atas. mereka juga manusia. bisa salah bisa benar. tapi perlu antum ketahui mereka adalah wali2 allah dan semua tholabul ilmi di dunia ini menyakini dengan yakin insya allah mereka telah terpenuhi menjadi mujtahidin.
Barakallahu fiikum.
Makanya jangan lancang ketika berbicara sesuatu. pelajari dulu dalil2nya baru simpulkan mana yang paling dekat dengan kebenaran dengan dalil tentunya bersumber dari Al-Qur’an dan as sunnah. namun tidak cukup untuk kita saat ini untuk berdalil dengan al-qur’an dan As sunnah, karena berbagai macam firqo sesat juga berdalil dengan al qur’an dan hadist. ambil contoh mudah, orang-orang LDII berdalil dengan Qur’an, namun apabila qur’an itu bertentangan dengan akal mereka maka al qur’an mereka buang. lantas dasar apa yang ketiga untuk bisa memahami alqur’an dan hadist dengan benar agar kita bisa selamat. yaitu pemahaman sahabat. inilah yang di namakan Al manhaj, yakni at thoriqo as shohiha. jalan yang shohi atau jalan yang selamat.
antum berkata “Sekarang coba tunjukkan kepada saya sanad Syaikh Al-Utsaimin dan sanad Syaikh Al-Albani, serta sanad Syaikh bin Baz.
ana jawab” apakah yang antum maksudkan mereka (ke3 Ulama itu) berfatwa yang mengatakan Matahari yang mengelilingi bumi? atau apa? kalau itu maka ana jawab sesungguhnya sebelum mereka berfatwa dengan demikian telah di dahului ulama2 sebelumnya. coba antum baca buku yang berjudul “Matahari yang mengelili Bumi” Pustaka Al Furqon. yang di tulis oleh Ustad Ahmad Sabiq Bin Abdul Latif Abu Yusuf.
sekarang ana balik bertanya kepada antum apakah antum masih meraguhkan apa yang tercantum dalam al qur’an dan al hadist. karena apa2 yang tercantum dalam (http://abdurrahman.wordpress.com/2007/03/15/benarkah-bumi-mengelilingi-matahari/) bersumber dari al-qur’an dan al Hadist dan ucapan para salaf sholeh.
ana jadi ragu dengan kredibilitas antum dalam islam ini. dimana antum mengikuti dan mengikuti pendapatnya orang kafir yang notabene musuh Allah dan musuh orang yang beriman. antum taqlid saja kepada orang kafir dengan penelitian yang di katakan ilmiah, padahal penelitian berdasarkan akal semata bukan berdasarkan Dalil yang naqli bahwasanya bumi yang mengelilingi matahari.
sekarang ana tanyakan kepada antum mana dalilnya yang mengatakan demikian. Bahwasanya penelitian ilmiah orang kafir itu yang mengatakan bumi yg mengelilingi matahari.
Datangkan sumber rujukannya yang bias di rujuk.
datangkan dalilnya kalau kamu adalah orang yang benar.
Semogah kita semuahnya di berih hidayah oleh Allah
Barakallah huu fiikum
akhi………………
ittaqillahaa.
anggapan orang kristen kok antum jadikan patokan. datangkan dalilnya jikalau antum masih meraguhkan apa yang belua paparkan.
Kalau memang apa yang di paparkan orang kristen di abad pertengan bersesuai dengan apa yang di paparkan oleh Syaikh Muhammad bin Sholeh al Utsaimin, tidak berarti beliau dan orang yang sependapat dengannya mengikuti apa yang di paparkan oleh orang kafir. karena dalam al-qur’an juga Allah mengatakan bahwasanya Bumi sebagai pusat Galaksi. dan berbagai macam hadits dari Nabi Shallallahu ‘alahi wa Sallam.
Dalam artikel ini http://hotarticle.org/islam-menganut-geosentris/
subhanallah……………..
antum meletakkan diri antum laksana Ulama Mujtahidin. yang sudah pantas untuk berijtihad.
Semoga Allah memberikan ana dan antum hidaya.
wabillahitaufiq…..
Lucu sekali klaim salafi. Mereka mengaku ASWAJA, tetapi menolak konsep yang dikembangkan Imam Al-Asy’ari. Mereka malah mengagungkan Ibnu Taymiyah yang dalam ilmu kalam di universitas2 dan perguruan tinggi agama diragukan kesalafannya.
Masyarakat umum di Indonesia dan mancanegara kurang kenal dg Al-Albany, Al-Utsaimin, atau pun bin Baaz. Hanya kalangan aktivis ROHIS yg sdh tertipu saja yg mau menerima mereka sbg ulama yg benar.
Tanyakan masyarakat umum, apakah mereka kenal 3 tokoh salafi tadi? Kebanyakan mereka tidak kenal. Dan santri2 yang lurus menolak mereka bertiga.
Tanyakan masyarakat umum, apakah mereka kenal Habib Umar Al-Athos (alm.), KH. Abdullah Syafi’i, dan Habib Umar Al-Hafizh? Tanyakan pula pendapat kebanyakan ulama tentang 3 tokoh ASWAJA ini. Masyarakat luas dan mayoritas ulama, terutama di Indonesia, mengenal mereka dan menerima mereka. Adapun kedua Habib tersebut diakui tidak saja di Indonesia dan Yaman, tetapi dunia internasional mengakui mereka berdua. Dan saat ini, Habib Munzir juga mulai dikenal masyarakat luas di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Lalu bagaimana masyarakat internasional mengenal tokoh2 yg diagungkan salafiyun spt Abu Bakar Ba’asyir dan Usamah bin Ladin? Siapa mereka berdua?
“Pak, saya mengomentari berdasarkan ilmu yang saya dapat dari guru saya…….dst.”
ana tanyakan kepada antum apakah antum sudah pantas untuk berkomentar dalam agama. atau dengan kata lain apakah antum sudah pantas berijtihad?
disip[lin ilmu apa yang antum miliki? apakah antum sudah memahami ilmu mustholla hadits?
Imam Malik ketika di tanyakan sesuatu mengenai agama, beliau bertanya kepada guruhnya terlebih dahulu sebelum beliau menjawab. padahal ketika itu beliau sudah terkumpul berbagai macam disiplin ilmu, namun beliau belum mau untuk menjawab berbagai macam pertanyaan kepadanya.
lantas antum ini belum mu’tabar ingdal ulama kok lancang mau berkomentar masalah agama yg suci ini.
lebih baik antum dan guru antum belajar dulu ke Arab sana. karena di sanalah pusatnya ilmu dinnul islam ini.
biasa orang yang suka mengadakan acara yasinan dan lain sebagainyua jadi mereka sangat benci terhadap ulama salafiyyun. wajar kan ulma salafiyyun kan sangat membenci acara yang mereka kagumkan.
“Lalu bagaimana masyarakat internasional mengenal tokoh2 yg diagungkan salafiyun spt Abu Bakar Ba’asyir dan Usamah bin Ladin? Siapa mereka berdua?”
(Mereka Bukanlah dari kalangan salafiyyun, namuan lebih pantasnya di katakan mereka adalah penerus aliran khawarij.)
” ikutin dong salah satu madzhab saja. Jangan campur aduk begitu madzhabnya.”
Imam ahmad pernah di tanya oleh Abu Dawud “apakah Al Auza’i atau imam malik yang aku ikuti? maka beliau ( Imam Ahmad) menjawab: jangan kau ikat dirimu kepada seseorang saja, karena dia bisa salah dan bisa benar. namun ambillah dari mana dia berpendapat.
kalau sekirahnya mengikuti saran antum agar kita ikuti salah satu madzhab saja, niscaya begitu banyak sunnah nabi yang kita campakan akh.
karena di antara pendapat2 para aimmah madzhab banyak yang belum mendengarkan hadist nabi sehingga mereka berpendapat dengan qias dari hadis lain.
satu conto imam abu hanifa mengatakan bahwasanya seorang wanita boleh menikahkan dirinya tanpa wali.
padahal telah sahih dari nabi bahwasanya “tidak ada nikah tanpa wali.
apakah kita harus tetap konsisten dalam pendapat mazhab hanafi? jawablah jikalau kamu benar?
apalagi para imam juga menganjur kan agar kita ikuti hadist bukan pendapat mereka.
“Sedangkan guru dari guru antum itu asalnya dari Nejd, negeri yg Rasul menolak untuk mendoakannya karena dari situ muncul tanduk syaithan.’
Kalau sekirahnya guruh antum ahli hadist maka beliau pasti tau bahwasanya ini bukan hadist. Karena ini adalah hadist palsu. Kalau antum tetap bersikuku mengatakan ini adalah hadist berarti antum telah menyediakan tempat duduk antum di neraka. Karena berdusta atas nama nabi.
Menurut antum acara yasinan dan dzikir bersama itu sunnah atau bid’ah?
Jawablah dengan hujjah yang paten. Karena artikel yang antum muat itu hadistnya dusta semua………………
ana semakin yakin antum dan guru antum lah lebih pantas dan memang pantas di katakan muqallid sekaligus pembuat bid’a dan jelas-jelas antum dan guru antum mendakwahkan dan memperjuangkan dengan sungguh2 bid’a ini. kalau antum berani artikel tentang itu semua antum muat di sebuah majalah niscaya akan di banta antum dan guru antum itu habus2an.
sangat jelas sekali kalau guruh antum yang antum juluki sebagai pakar hadits spesial dari afrika selatan pastinya tau mana yang sunnah dan mana yang bid’a?
karena imam asy safi’ie sendiri mengatakan bahwasanya sebagaimana yang di nukil dari Imam an Nawawi dalama Syarah Shahih Muslim yg artinya “Adapaun bacaan Qur’an (yang pahalanya dikirimkan kepada mayit), maka yang masyhur dalam madzhab Syafi’i, tidak dapat sampai kepada mayit yang dikirimi. Sedang dalilnya Imam Syafi’i dan pengikut-pengikutnya, yaitu firman Allah (yang artinya), ‘Dan seseorang tidak akan memperoleh, melainkan
pahala usahanya sendiri’, dan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), ‘Apabila manusia telah meninggal dunia, maka terputuslah amal usahanya, kecuali tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan dan anak yang shaleh (laki/perempuan) yang berdo’a untuknya (mayit)”. (An-Nawawi, SYARAH MUSLIM, juz 1 hal. 90). Juga Imam Nawawi di dalam kitab Takmilatul Majmu’, Syarah Madzhab mengatakan. “Artinya : Adapun bacaan Qur’an dan mengirimkan pahalanya untuk mayit dan mengganti shalatnya mayit tsb, menurut Imam Syafi’i dan Jumhurul Ulama adalah tidak dapat sampai kepada mayit yang dikirimi, dan keterangan seperti ini telah diulang-ulang oleh Imam Nawawi di dalam kitabnya, Syarah Muslim”. (As-Subuki, TAKMILATUL MAJMU’ Syarah MUHADZAB, juz X, hal. 426). (menggantikan shalatnya mayit, maksudnya menggantikan shalat yang ditinggalkan almarhum semasa hidupnya -pen).
bahkan Al-Haitami didalam Kitabnya, AL-FATAWA AL-KUBRA AL-FIGHIYAH,
mengatakan demikian. “Artinya : Mayit, tidak boleh dibacakan apapun, berdasarkan keterangan yang mutlak dari Ulama’ Mutaqaddimin (terdahulu), bahwa bacaan (yang pahalanya dikirimkan kepada mayit) adalah tidak dapat sampai kepadanya, sebab pahala bacaan itu adalah untuk pembacanya saja. Sedang pahala hasil amalan tidak dapat dipindahkan dari amil (yang mengamalkan) perbuatan itu, berdasarkan firman Allah (yang artinya), ‘Dan manusia tidak memperoleh, kecuali pahala dari hasil usahanya sendiri”. (Al-Haitami, AL-FATAWA AL-KUBRA AL-FIGHIYAH, juz 2, hal. 9).
Demikian Juga salah satu Murid Ima asy Syafi’ie yakni Imam Muzani mengatakan bahwasanya “Imam Muzani, di dalam Hamisy AL-UM, mengatakan demikian.
“Artinya : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitahukan sebagaimana yang diberitakan Allah, bahwa dosa seseorang akan menimpa dirinya sendiri seperti halnya amalan adalah untuk dirinya sendiri bukan untuk orang lain”. (Tepi AL-UM, AS-SYAFI’I, juz 7, hal.262).
Lantas bagaimana dengan sanad Guru antum yang ahlul bid’a itu jelas yaac?
jawablah Jikalau kamu dan guru kamu itu yang ngaku ahlu sunnah.
Jawabannya bahwa semuanya itu bid’a. karena tidak di nukil dari salah satu pun sahabat yang melakukan amalan itu. karena apabila amalan itu baik tentulah mereka telah mendahulukan kita untuk mengamalkannya.
Memang Imam Nawawi sering melakukan kesalahan dalam masalah Asma waa Sifat dan masalah fiqi yang termasuk fadilah amal. diantaranya yang antum bela itu. seperti sampainya pahala bacaan alqur’an kepada si mayyit. dan beliau juga mengatakan hadist da’if bisa di amalkan dalam fadhila amal? apakah seorang Muslim yang bagus imannya bisa menerima ijtihad beliau. walaupun beliau ulama mujtahidin tetap saja pendapatnya di tolak dengan beberapa alasan
1. Hadis Da’if tidak bisa di jadikan sandaran dalam beramal. karena bisa jadi menyandarkan sesuatu kepada nabi yg mana nabi sendiri berlepas diri darihnya.
2. telah sepakat Ulama Muhaditsin bahwasanya hadist da’if tidak bisa di terimah.
Ibnu taimiya menjelaskan perkataan Imam ahmad yg mengatakan hadist da’if bisa di terimah. maksud imam ahmad adalah hadist hasan.
selanjutnya antum nukilkan pendapat Ibnu Taimiyah bahwasanya telah terjadi ijma. Bagaimana mungkin telah terjadi ijma, padahal telah berlalu ulama sebelum ibnu taimiyah dan imam nawawi, yakni imam asy safi’i mengatakan tidak sampainya pahala kepada mayyit? mana akal antum? mana itu ijma yang antum klaim. tidak ada ijma dalam masalah ini walaupun datangnya dari ulama sekaliber imam nawawi dan ibnu taimiyah. karena sebelumnya imam asy safi’i telah berkata sebaliknya.
“Karena beliau tau mana yg sunnah dan mana yg bid’ah, maka beliau berkata bahwa yasinan itu bukanlah bid’ah.”
Subhanallah
sudahkan antum baca artiikel ana disini
hehehehheehhe
sekarang jelas bagi ana kedok antum in i sebenarnya. ternyata antum ini orang NU Tulen.
kita tidak di perinta untuk mengikuti salah satu madzhab. tidak ada dalil yang shorih yang dapat di jadikan hujjah atas jawaban antum.
kalau sekirahnya kita di syariatkan mengikuti salah satu madzhab saja, tidak mungkin para aimmah madzhabi mengatakan berulang kali “Idza Shohal hadits fahuwa madzabi”
Wallahu a’lam
Sanad Guru itu tidak terlalu penting. kalau mau merujuk silahkan baca buku “Biografi Syaikh Al Albani Pustaka Imam asy Syafi’i, dan Barisan Ulama Pembela Sunnah. Dua2 di tulis oleh Ustad Indonesia. silahkan.
bagaimana dengan artikel tentang Surat yasin yang ana kirimkan itu. apakah sudah di baca atau belum?
assalamualaikum akh…….
afwan semua artikel yang antum muat ana tidak membacanya. ana takut terkena syubuhat yang antum dan orang2 yang sepemahaman dengan antum tebarkan. cuman segelitir artikel yang ana anggap perlu di bantah itu yang ana pelajari, selebihnya ana gak membacanya. cukuplah ana menyibukkan dengan mempelajari sunnah- sunnah nabi yang shohih dan ana buang jauh2 sunnah yang da’if dan bahkan palsu untuk tidak di amalkan. dan tidak ada hujjah bagi kita untuk mengamalkan hadist da’if dalam fadhila amal. karena ini mengatas namakan nabi. karena semua ajaran yang nabi emban telah di sempurnahkan oleh Allah.
dalam sebuah kaidah yang masyhur dan dikenal di barisan para ulama “LAUKANA KHAIRON LATSABAKUUNA ILAIHII” kalau sekirahnya perbuatan itu baik tentulah para sahabat telah mendahuluhi kita untum mengamalkannya. karena tidak ada satupun sunnha nabi yang terlewatkan dari mereka.
apakah bacaan yasinan dan mengirim pahala kepada simayyit itu sunnah nabi tentulah mereka telah mendahului kita untuk mengamalkannya. karena tidak ada sunnah yang lepas dari mereka. bagaimana mungkin kita menganggapnya sunnah padahal mereka mengingkarinya.
bagaimana mungkin dzikir berjamaah dianggap sunnag padahal telah di ingkari oleh al Imam al mufasiruun Abdullah bin mas’ud. tidak ini kita ambil pelajaran bagi kita. pikirlah wahai orang2 yang berakal?
bagaimana mungkin sampainya pahala bacaan alquran wabilkhusus yasinan kepada simayyit padahal generasi terbaik ummat ini telah mengingkarinya. salah satunya adalah generasi terbaik dari generasi ketiga. imam asy safi’i adaalh generasi tabi’ut-tabi’in.
akh ittaqillah dan cepatlah bertaubat dari kesesatan yang antum dakwahkan ini. apakah antum sudah mengenal aqidah ahlu sunnah wal jama’ah. sudahkah antum baca2 kitabnya para ulama yang mengingkari dakwaan antum ini.
jangan2 ahlu sunnah wal jama’ah Versi antum sendiri yang menympang jauh dar sunnah nabi alai hisolatu wassalam.
ketika ana sampaikan bantahan ana atas artikel antum kepada Ustad ana, beliau menasehatkan agar tinggalkan blog yang tidak mengamalkan sunnah. malahan mengamalkan hadist yg da’if dan mendakwahkannya. sibukkanlah dengan ilmu niscaya ilmu akan membongkar mana yang haq dan bathil. minta agar di bimbing kepada ulama2 mujtahidin, kalau gak bisa yaac kepada penyambung lidah saja, dalam hal ini tentulah kepada ustadz2 yang pernah berguruh kepada para ulama mutaakhirin.
kirahnya ana masih di berihkan kesempatan untuk membamtah blog antum niscaya ana sangat senang, namun sayangnya waktu ana mendingan ana sibukkan dengan hal2 yang bermanfaat.
wallahhu a’lam
assalamualaikum akh.
kalau antum bersedia ana undang antum dalam rangka diskusi mencari kebenaran yang hakiki dalam forum terbuka. kalau mau kabarin aja.
tentunya ada moderatornya. tapi gpp
mungkin lain kesempatan aja yaac.
semoga hidaya bisa diterimah.
ana gak tau kalau sekirahnya antum bersedia memenuhi undangan ana, niscaya kita bisa berdiskusi dan mencarai kebenaran. karena inilah yang kita cari. tidak ada yang lain selain mencari kebenaran.
Susah ya ama salafy. Kita kasi dalil gk mau dbaca, gayanya tau ilmu hadist tapi tak mengerti. Keras kepala. Maju terus pantang mundur. Semoga mereka dberi hidayah.
salafy memang keras kepala, mereka maunya orang menelan pendapat mereka mentah2 sebagaimana mereka menelan mentah2 doktrin dari para ustadz mereka.
Cape deeeeh
To Artikel Islami, maju terus brur!
saya dukung ente untuk meluruskan kejahilan yang dialami para saudara kita tersebut.
jangan terpancing dengan makian jahiliyah dari mereka.
“Hadapi mereka dengan hikmah dan akhlaq yang mulia”
supaya jelas perbedaan antara faham dan jahil
Takutlah kalian akan adzab allah yaa akh.
ana tantang admin dongo ini dalam diskusi terbuka. sekalian undang Habibnya dan Ustad Arifin ilham dan orang2 yang sepemahaman dengannya sekalian.
akh ana mau klarifikasikan atas sedikit jawaban antum kepada AKh Abul Hasan. antum katakan ” Hadist Da’if yg di maksud oleh al albani adalah hadist Hasan” bagaimana hadist hasan sendiri yg di maksudkan ole al albani?
dasar orang sesat. ucapan sendiri mau di tabayuni mala berkelit. silahkan berjalan dengan kesesatanmu. ana yakin dengan seyakin2nya amalan antum yg bid’ah itu semuah tidak akan diterimah oleh Allah selamahnya. diantara amalan bid’a adlaah salawatan, yasinan, dll yg kalau di sebutkan semua niscaya akan jadi panjang.
Iblis itu paling senang sama pelaku Bid’a dari pada sama pelaku maksiat, karena pelaku maksiat masih tau bahwasanya apa yg di lakukan adalah pelanggaran, sedangkan pelaku bid’a tidak merasa bahwasanya ini adalah pelanggaran namun baik.
silahkan berkelit asalakan jangan pake nama ahlu sunnah. karna ahlusunnah tidak sesuai dengan perilaku kalian semua. menghalalkan Gambar bernyawa, musik dan hal 2 yg di haramkan oleh ALlah.
Justru ana sangat berharap semoga antum dan kawan2 yang berafiliasi bersama antum dan guru antum mendapatkan hidaya. karena hidaya itu tidak akan masuk kedalam hati yang bermaksiat kepada Allah
terimakasih sudah mempromosikan blog saya…
hehe masuk dlm golongan ekstrimis ya…?
alhamdulillah…
Tolong dounk, pemilik blog ini mencantumkan identitasnya.. Berani ngomong, harus berani nongol..
Asslamualaikum.wr.wb
Sebuah bukti dari kegagalan iklan -PAHLAWAN & GURU BANGSA- PKS
Suara hatiku untuk PKS.
klik http://www.antipks.wordpress.com
Wassalamualaikum.wr.wb
wah,,,wah,,,
bener” dah,,,
bukannya diskusi yang bener,,malah debat yang gajelas,,,
inget lho….debat itu dapat membekukan hati…
so….hati” aja ya,,,
buat pemilik blog ini
MAJU TERUS…TEGAKKAN AGAMA ALLAH ATAS YANG BATHIL….
SEMANGAT,,,,,INNALLAHAMA’ANA…!!!!
as, admin
saya baru pertama kali main disini, tapi kalau dirumah admin yang satu, saya cukup aktif.
oke, boleh tukaran link mas admin?
tks.
Assalamu ‘alaikum ya Akhi..!!!
Syukron udah mau mampir di blog aku.. dan semoga kita bisa menjalin silaturahmi lebih erat lagi, “INNAMAL MU’KMINUNA IKHWA”
Salam kenal,
Dedhy Kasamuddin
Buat akhi Hasan dkk. Udah gak perlu main emosi-emosian. Ntar mereka malah jauh dari cahaya Islam. Cukup berdakwah dengan baik dan santun. Mereka mau menerima atau tidak itu urusan mereka. Yang penting antum sudah menunaikan kewajiban dakwah anda kepada manusia. Habis perkara.
Assalaamu ‘Alaikum
Selamat Pagi Shabat !!!!
Shilaturrahmi neh, dengan bermksud ta’aruf lebih jauh lagi dg BLOGGER pembela sunnah dan tentunya pengikis bid’ah, salam ta’aruf dari kota hujan.
ALLAHU AKBAR
ALLAHU AKBAR
ALLAHU AKBAR !!!
pks ni ye
Kata si anis mata dicover bukune demokrasi seni dalam dakwah
Kata si Eros Jarot Ce tlanjang seni dalam hidup
sama kayaknya yah
Bro tolong dibahas tentang PKS lebih lengkap asal muasal kelahiranya (jamaah tarbiyah alias jamaah halaqoh) berawal dari dibebaskannaya tapol NII di jaman orba lalu BAKIN (sekarang BIN) yang diketuai ali murtopo lktullah menyetir Hilmi Aminuddin untuk membuat gerakan tsb. (lihat artikel cedsos ). Sekarang malah anggota BIN Suripto terang-terangan menampilkan dirinya sebagai kader PKS dari BIN lalu Tifatul Simiring sater disebut agen
BIN (orang2 golkar pernah bilang kaya’ gicu –benar ga sih)
Nah tlg bro dikupas biar umat tidak tertipu sama si PKS
btw si jais di suara01.wordpress alu pks ato alu su’ud yang ngaku salafi. Karena yangsuka ngawarijkan orang kan alu suud. Tlg pencerahannya gan
tq 100x
next better mind
1. mau berlangganan, gimana caranya … biasanya disediakan kotak berlangganan.
2. boleh minta fontnya diganti/ibuat lebih besar, mungkin yang berkaki : georgia, lebih enak dibaca ?
3. Boleh minta alinea lebih banyak ?
Alasannya : kurang nyaman dibaca, sayang sekali !, artikelnya banyak yang menarik.
assalaamaualaiku
salam kenal
silaturahim-nya ke http://adekunya.wordpress.com/
wahabi kalau coment pasti lucu2,imut2 agak nakal,centil ujung2nya marah..
ad2 aj….
Assalamu’alaikum.
Saya juga ada blog ustadz, salah satunya bahas tauhid. Jika berkenan tolong dikoreksi-takut ada yang salah baik disengaja atau tidak-
Jazaakumullah
Assalamu’alaikum….
Lho, Mukhtar Hasan ke mana neh kok lama gak muncul-muncul lagi, semoga sdh dpt hidayah-NYA, amin.
http://ummatipress.com/2011/12/27/inilah-lanjutan-debat-terbuka-sunni-vs-wahabi/
Alhamdulillah akhirnya ketemu juga ini blog. semoga tetap eksis memperjuangkan aswaja.
Amin. Syukron atas kunjungan dan doanya kang ucep. Salam rindu dr ustadz AI utk antum dan juga ustadz UP.
السلام عليكم
blog sampeyan muncul lagi,banyak wahabinya pada kesurupan boss….
hheeee…hhheeee….
link back boss bila berkenan di hati…..
Islam itu sudah sempurna gak perlu ditambah-tambahin dengan amalan-amalan yang ga da contohnya dari nabi.
jadi para khulafaur rasyidin dan shahabat2 lain itu tukang nambah2in ya?
السلام عليكم
untuk pemilik blog ini,, MAJU TERUS.. PANTANG MUNDUR..
Sebarkan Islam yang sebenarnya… yakni ASWAJA..
Assalamualaikum…… situsnya bagus, enteng, cepet di akses. Semoga aswaja senantiasa istiqomah dan mudawamah. Salam dari nganjuk.
assalamualaikum..
baru kali ini buka hlaman ini.. wah.. hampir sejam baca komentar dari atas sampai selesei..
lucu.. ujung2nya wahabi antiklimaks..
maju terus dalam berdakwah mas admin..
salam kenal ustadz amdin