حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرو الْقَطِرَانِيُّ، ثنا أَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ، ثنا حِبَّانُ بْنُ عَلِيٍّ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ أَخِيهِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِذَا طَنَّتْ أُذُنُ أَحَدِكُمْ فَلْيَذْكُرْنِي، وَلْيُصَلِّ عَلَيَّ، وَلْيَقُلْ: ذَكَرَ اللهُ بِخَيْرٍ مَنْ ذَكَرَنِي ”
المعجم الكبير للطبراني
Daily Archives: 18/06/2011
Bershalawat Ketika Telinga Berdenging
Posted in Ibadah dan Hukum
Peringatan Hari Jadi Jakarta Ke-484 bersama Majelis Rasulullah SAW
Jakarta, 484 tahun yang lalu mengalami fatahnya (pembebasan atau kemenangannya) dari kaum penjajah. Peristiwa Fatah Jakarta terus diperingati dari tahun ke tahun sebagai rasa syukur warganya atas kebebasan tersebut mulai tahun 1956. Terlepas dari pro-kontra tanggal tepatnya Fatah Jakarta dari penjajah, rasa syukur atas kebebasan memang perlu diwujudkan.
Bersyukur dengan merayakan hari tertentu telah umum dilakukan. Seperti merayakan hari kemenangan Musa, merayakan hari penciptaan Nabi Adam, merayakan hari lahir Nabi Muhammad, merayakan Fathu Makkah, merayakan hari kemenangan Muslimin pada perang Badr. Semua itu untuk mengingat anugerah Allah, agar kita tidak melupakan dan tidak kufur ni’mat.
Dengan mengingat anugerah dan rahmat yang Allah berikan akan muncul rasa syukur. Rasa syukur ini perlu diwujudkan dengan menjaga ni’mat yang diberi.
Dengan memperingati hari jadi Jakarta, diharapkan muncul rasa syukur. Maka rasa syukur atas ni’mat Allah ini diharapkan mendorong warga Jakarta untuk menjaga kotanya agar tetap indah lahir-bathin. Tidak hanya membangun fisiknya, tetapi juga jiwanya.
Semoga segera terjadi Fatah Jakarta sesungguhnya, dimana mayoritas warganya adalah ahlus sujud, ahludz dzikr, ahlul ilm, ahlus sunnah. Dan semoga dijauhkan dari ma’siat, dari paham-paham menyimpang, dari teroris, dari narkoba, dari pembenci para waliyullah, dari penebar syubhat, dari paham yang mudah menuduh kaum Muslimin sebagai ahlul bid’ah dan musyrik. Amin.
Posted in Berita
